Pencuri Dalam Musholla

Saya ingin menceritakan kejadian yang tidak pernah saya alami sebelumnya, dimana dan kapanpun itu. Ini soal kehilangan di sebuah Musholla kampus saya. Sebut saja kampusnya Univ. X. Universitas ini bertempat di Bekasi, dan kejadiannya di Musholla tersebut di lantai 3.

Oke bermula dari dalam kelas. Tidak tau kenapa saat itu rasanya saya ingin sekali sholat, saya mengajak teman saya bilangnya “nanti” terus. Hmm okelah ya saya tunggu. Dan pada akhirnya si temen saya ini (Ade) mau untuk sholat bareng, dan ada teman saya yang lain ikut tetapi sedang tidak sholat (Senny) dan dia menunggu kami sholat di luar Musholla tersebut.

Saya bersama Ade masuk ke dalam Musholla tersebut, taruh tas dan segera ambil wudhu. Oke masih dalam kondisi aman. Berhubung saya tidak membawa Mukena, maka bergantianlah kami memakainya. Ade sholat duluan, sayapun menunggunya selesai. Sambil menunggu ade, saya membuka dompet tujuannya untuk menyiapkan uang untuk ongkos pulang, dan saya pun sesekali mengeluarkan handphone.

Oke Ade sudah selesai sholatnya, sayapun segera sholat. Tas masih dalam keadaan di posisi semula (di bagian samping saya agak kebelakangan sedikit). Karna saya percaya ini Musholla dan rumah Allah, sayapun tenang-tenang saja. Lalu pergilah si Ade keluar untuk ke toilet.

Beberapa menit kemudian selesailah saya sholat. Biasanya sesudah selesai sholat saya selalu mengecek isi tas. Dan setalah saya cek semua isinya, ternyata tas dalam keadaan terbuka, dompet dan handphone saya raib di curi orang. Disitu saya panik, tidak tau harus berbuat apa, bertanya sama mahasiswa yang di dalam mereka semua bilang “Tidak tahu” dan sayapun semakin bingung.

Keluarlah saya dari Musholla. Dengan perasaan yang waktu itu campur aduk, saya langsung bilang ke Senny kalau dompet dan handphone saya hilang. Senny pun kaget. Datanglah Ade dari kamar mandi, dia pun panik mengetahui hal ini. Tidak lama kemudian Senny bilang, “Barusan ada seorang ibu-ibu berbaju merah dan bermake up tebal masuk Musholla, tidak lama kemudian ia pergi lagi”. Saya tidak ingin Su’udzon, saya pun masuk kedalam Musholla lagi menanyakan mahasiswa yang masih berada di dalam, mereka semua bilang “Iya td ada ibu-ibu yang membuka tas kamu”, Astagfirullah langsung lemas seketika mendengarnya. Saya dan teman-temanpun turun (sambil nangis) mencari ibu-ibu tersebut.

Teman-teman saya sudah mencarinya ke sana sini tetap saja dia tidak di temukan. Teman-teman sayapun sibuk menelpon nomor saya itu, telponnya aktif dan nyambung tetapi tidak sama sekali ada jawaban dari si pencuri tersebut.

Saya berfikir, ya sudahlah sudah tidak ada mau di apakan lagi? Mungkin ini bukan rejeki yang Allah kasih ke saya, mungkin masih banyak rejeki yang lebih baik yang Dia simpan untuk saya. Di lain posisi, saya amat teramat shock mengalami hal seperti ini apa lagi posisi saya sedang beribadah kepada Allah SWT.

Dan saya juga berfikir, “Ya masa mahasiswa sejahat itu sih, apalagi perempuan terlebih lagi di Musholla”. Ibu-ibu tersebut sepertinya bukan Dosen di kampus itu, ia orang luar yang main masuk tanpa berkepentingan apapun.

Jadi pesan saya bagi semuanya, jagalah barang bawaan anda. Pencuri tidak pandang buluh, dimana dan kapan saja mereka bisa melakukan aksinya sekalipun di rumah Allah. Semoga kejadian ini tidak terulang kembali pada saya dan semuanya. Amin… *sekian*

About Ayunita92

i'm not perfect :')

Posted on Oktober 1, 2011, in Uncategorized. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: